Logo Rabu, 17 Juli 2019
images

Presiden Joko Widodo. Foto; Biro Pers dan Protokoler Istana Negara

TABLOIDPEWARNA.com - Relawan Jokowi Center Indonesia (RJCI) bersama sejumlah elemen yang membentuk aliansi demokrasi pasca-pilpres, menyakini pasangan nomor urut #01, Jokowi-Amin akan ditetapkan sebagai paslon presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU pada rapat pleno 22 Mei mendatang. Hal tersebut didasarkan pada hasil hitung cepat maupun real count oleh KPU.

Aliansi ini menilai, periode kedua masa pemerintahan Jokowi merupakan momentum untuk percepatan pembangunan, penegakan supremasi hukum, pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan lain di segala sektor.

Oleh sebab itu, RJCI bersama sejumlah elemen antara lain Rumah Nawacita, Perhimpunan Masyarakat Agraria dan Desa (PERMADAS), Alumni Perguruan Tinggi Provinsi Riau berSATU serta Pusat Kajian Demokrasi, Kebijakan dan Pembangunan Daerah (Puskabda), menawarkan sejumlah figur kandidat yang ideal dan layak menjadi pembantu presiden dalam Kabinet Indonesia Kerja II masa kerja 2019-2024 mendatang.

"Pemilihan figur dan kandidat menteri maupun pejabat setingkat menteri ini didasarkan pada banyak pertimbangan dengan memperhatikan kompetensi, karakter integritas dan rekam jejak figur. Kami juga menerima masukan dan usulan dari masyarakat," kata juru bicara aliansi, Raya Desmawanto M.Si, Selasa (14/5/2019).

Raya menjelaskan, tidak semua struktur dan komposisi menteri diusulkan oleh aliansi. Pada jabatan menteri-menteri tertentu, pihaknya tidak merekomendasikan figur tertentu.

"Ini adalah sebuah usulan. Tentu saja keputusan penentuan kabinet mutlak di tangan Presiden Jokowi. Kami meyakini, Beliau akan memilih figur yang paling tepat dalam rangka percepatan menuju Indonesia Maju, sebagaimana menjadi jargon kampanye beliau," pungkas Raya.

 

Berikut Daftar Usulan/ Kandidat Figur Kabinet Indonesia Kerja Periode 2019-2024

MENTERI KOORDINATOR:

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Jend (Purn) Moeldoko
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Darmin Nasution
3. Menteri Koordinator Bidang Sumber Daya Alam: Jend (Purn) Luhut Binsar Panjaitan

MENTERI-MENTERI:

1. Menteri Sekretaris Negara : Prof. Dr. Pratikno
2. Menteri Dalam Negeri: Jend (Pol) Tito Karnavian
3. Menteri Luar Negeri : Retno Lestari Priansari Marsudi
4. Menteri Hukum dan HAM: Prof. Mahfud Md
5. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
6. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Ignatius Jonan
7. Menteri Ketenagakerjaan: Rekson Silaban
8. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
9. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Susi Pujiastuti
10. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Basuki Tjahaya Purnama (Ahok)
11. Menteri Agama dan Kebudayaan: Prof. Dr. Komaruddin Hidayat
12. Menteri Sosial: Raja Juli Antoni
13. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yenni Wahid
14. Menteri Perguruan dan Pendidikan Nasional: Jend (Purn) Prof. Dr. Rhenald Kasali
15. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: Prof. M. Nasir, Ph.D, Ak
16. Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir
17. Menteri Kelautan dan Perikanan: Prof. Dr. Aras Mulyadi, DEA
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Archandra Tahar
19. Menteri Pembangunan Desa, Transmigrasi dan Daerah Perbatasan: Drs. H. Syamsuar, M.Si

PEJABAT SETINGKAT MENTERI
1. Jaksa Agung: Artidjo Alkostar

JURU BICARA PRESIDEN
1. Tsamara Amany
2. Gideon Wijaya Ketaren

3. Budiman Sujadmiko


Organisasi/ Elemen Pengusul:
1. Relawan Jokowi Center Indonesia (RJCI)
2. Rumah Nawacita
3. Alumni Perguruan Tinggi Riau berSATU
4. Perhimpunan Masyarakat Agraria dan Desa (PERMADAS)
5. Pusat Kajian Demokrasi, Kebijakan dan Pembangunan Daerah (Puskabda) - Center for Democracy, Policy and Regional Development (Cedprev). (*)