Logo Senin, 19 November 2018
images

Gedung Scientology berada di kawasan Hollywood, California, Amerika Serikat. (Foto: reuters)

TABLOIDPEWARNA.com - Seorang mantan anggota gereja scientology (Church of Scientology) buka-bukaan dengan apa yang sebenarnya terjadi di dalam gereja tersebut. John McGhee nama jemaat itu, menuding kalau perkumpulan 'para ilmuwan' tersebut hanyalah dilandasi oleh motif uang belaka. Para pengelolaan scientology mengumpulkan uang dari jemaat, namun para anggotanya tak mendapatkan apa-apa.

Dilaporkan oleh The Irish Sun, John McGhee mengatakan bahwa pembukaan markas besar gereja scientology Eropa yakni Victory Center di Firhouse itu hanya dimotivasi uang. Gedung baru yang dibeli seharga 6 juta euro tahun lalu, memiliki auditorium yang bisa menampung 1.300 orang.

"Mereka mencari uang dari anggotanya. Anda membayar untuk bergabung dan kemudian Anda membayar lagi, tapi tidak mendapatkan apa-apa lagi," kata John McGhee kepada The Sun dikutip dari Christian Daily, Jumat (22/9/2017).

McGhee menjelaskan bahwa Church of Scientology tidak menyampaikan sesuatu secara terbuka kepada para anggotanya, namun hanya meminta sumbangan.

"Mereka mencari uang. Ada sekitar 50 ilmuwan yang terdaftar di Irlandia sehingga ini akan menjadi pusat taregt mereka," McGhee menambahkan.

Gereja Scientology saat ini memiliki 100 slot saham dalam perusahaan Adventurers Club. Bagi mereka yang ingin bergabung harus membayar 1.000 euro. McGhee mengatakan sudah ada 28 slot yang telah dikuasai. Mereka yang ingin menjadi anggota kategori silver harus mengeluarkan uang sebesar 2.500 euro. Sementara mereka yang menginginkan keanggotaan kategori gold harus membayar 5.000 euro.

Pada bulan Juli, dewan penasihat Fine Gael Councilor, Brian Lawlor mengungkapkan kekecewaannya atas masuknya Church of Scientology ke Firhouse. Pihaknya sudah menyampaikan sikap penolakan ini beberapa kali ke Departemen Pendidikan, namun masukan mereka ditolak.

Situs wikipedia.org menjelaskan bahwa Scientology adalah sekumpulan ajaran yang dikembangkan oleh pengarang Amerika, L. Ron Hubbard pada 1952 lalu. Inti ajaran ini adalah filosofi pertolongan diri-sendiri. Ajaran ini mengklaim menawarkan suatu metodologi yang pasti untuk menolong manusia mencapai kesadaran rohaninya melintasi beberapa masa hidupnya.

Nama "Scientology" juga digunakan untuk merujuk kepada Gereja Scientology yang kontroversial, organisasi terbesar yang mempromosikan praktik Scientology. Gereja ini sendiri adalah bagian dari jaringan korporasi yang mengklaim pemilikan dan wewenang tunggal untuk menyebarkan Dianetika dan Scientology. Dianetika adalah sebuah konsep yang mengandalkan akal pikiran semata sebagai sumber kekuatan dan kesehatan.

Para jurubicara gereja ini memberikan kesaksian bahwa ajaran-ajaran Scientology telah menyelamatkan mereka dari begitu banyak masalah dan memampukan mereka untuk lebih menyadari potensi tertinggi mereka dalam bisnis maupun kehidupan pribadi mereka. Namun sejumlah pihak, termasuk tokoh Kristen menilai Scientology sangat bertentangan dengan penggambaran diri gereja. Mereka menilai 'gereja' ini adalah sebuah usaha komersial tidak jujur, sebuah ajaran sesat dan bahkan atau sebuah perusahaan transnasional. (christian daily/wikipedia.org)